06/06/2026
swxdefsdefc33333

Beritasimasbola.org – Media Amerika, The Athletic, menyoroti kegagalan negara-negara besar dunia lolos ke Piala Dunia 2026, yang kini telah diperluas menjadi 48 tim. Dalam artikel berjudul “Piala Dunia 2026: Mengapa Banyak Negara Terbesar Gagal Lolos?”, sorotan tertuju pada tim nasional Indonesia, yang dianggap sebagai “negara besar” tetapi memiliki rekam jejak yang terbatas di sepak bola dunia.

The Athletic juga membandingkan tim nasional Indonesia dengan negara kecil seperti Tanjung Verde (berpenduduk 525.000 jiwa), yang berhasil lolos ke Piala Dunia 2026. Kegagalan tim nasional Indonesia, yang merupakan negara terpadat keempat di dunia, kini dianggap di bawah standar.

AS Kritik Tim Nasional

  1. Akar Masalah
    Menurut The Athletic, kesulitan tim nasional Indonesia dalam menghasilkan pemain berkualitas tinggi disebabkan oleh kurangnya infrastruktur dan sistem pembinaan pemain muda yang memadai. Kurangnya fasilitas ini menjadi kendala utama, meskipun antusiasme sepak bola di negara ini tinggi.

“Negara terpadat keempat di dunia ini kesulitan menghasilkan pemain sepak bola papan atas karena kurangnya infrastruktur,” tulis The Athletic, dikutip Minggu (16/11/2025).

Menghadapi masalah struktural ini, tim nasional Indonesia baru-baru ini mulai mengandalkan solusi alternatif yang signifikan: menaturalisasi pemain keturunan campuran. The Athletic mencatat bahwa tim nasional Indonesia telah mulai memanfaatkan warga negaranya yang tinggal di luar negeri, khususnya di Belanda, untuk meningkatkan performa tim nasional.

Menurut data Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia, terdapat lebih dari 2,2 juta warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri, dengan sekitar 1,7 juta di antaranya berada di Belanda, negara yang menjajah Indonesia selama lebih dari tiga abad.

  1. Dampak Ketergantungan pada Pemain Keturunan Indonesia
    Ketergantungan pada diaspora ini terlihat jelas dalam skuad Tim Nasional Indonesia. Pada FIFA Matchday Oktober lalu, dari 23 pemain yang dipanggil, 15 lahir di Belanda, satu di Belgia, satu di Spanyol, dan satu di Finlandia.

Strategi pemanfaatan diaspora ini telah diakui telah meningkatkan prestasi Tim Nasional Indonesia di Asia. Tim Nasional Indonesia mencapai babak gugur Piala Asia 2023 dan melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, meskipun pada akhirnya kalah dari Arab Saudi dan Irak.

The Athletic pun menyimpulkan, kegagalan Tim Nasional Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 sebagai negara merdeka kini dinilai mencerminkan performa di bawah standar bagi negara sebesar Indonesia.

Baca Juga : Pelatih Mali U-22 Yakin Masa Depan Timnas U-22 Indonesia Cerah

Selamat datang di SimasBola, Berikut Promo yang sedang berlangsung di SIMASBOLA ya bosku

LUCKYSPIN ANTI ZONK SIMASBOLA
Klaim hadiah nya dan putar hadiah nya sekarang!

Berikut Bonus Depo SIMASBOLA

  • Berikut Bonus Depo New Member 10% (max 200rb) TO X 3
  • Berikut Bonus Depo Harian 10% (sehari 1x) (max 100rb) TO X 3

Daftar Bonus Mingguan SIMASBOLA

  • Berikut Bonus Rollingan Poker Up To 0.5%
  • Berikut Bonus Rollingan Casino Up To 0.8%
  • Berikut Bonus Cashback Sportbook Up To 15%
  • Berikut Bonus Cashback Slot Games 5%
  • Berikut Bonus Referal Up To 5%
  • Berikut Bonus Level Up (Up To 2.5 Juta)

Dan Berikut Tingkatan Bonus LEVEL SIMASBOLA

  • Bronze Bonus 10.000
  • Berikut Syarat TO (1,000.000)
  • Silver Bonus 25.000
  • Berikut Syarat TO (50,000.000)
  • Gold Bonus 250.000
  • Berikut Syarat TO (500,000.000)
  • Diamond Bonus 500.000
  • Berikut Syarat TO (2,000.000.000)
  • Platinum Bonus 1.000.000
  • Berikut Syarat TO (10,000.000.000)
  • VIP Bonus 2.500.000
  • Berikut Syarat TO (40,000.000.000)

Berikut Nomor Whatsapp Official kami ya bosku, Silahkan bosku^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *